Tanya: Kak suzie, begini aku kira2 empat bulan yg lalu dikenalin oleh tante sya seorang cowok (33th), sudah pernah ke rumah 2x & ketemu ortu, ortunya jga sdh pernah ketemu ortu sya. tapi dua bulan yg lalu, dia ke luar kota, melanjutkan kuliahx lagi.
Tanya: Aku menjalani hubungan jarak jauh dengan seorang pria sudah setahun lebih.. Dulu,Komunikasi kami bisa dikatakan 24 jam dan selalu telfon2an setiap malam hingga berjam2.. Orangnya memang baik tapi sifatnya agak keras kepala,egois dan pemarah..
Tanya: Saya udh pcrn slma 2thun. .Sekarang saya udah kelas 3 sma..Sayapun baru saja slesai ujian..Pcr saya jg kls 3,,1 kelas dgn saya. Kami brdua saling menyayangi dan mencintai.Yang jadi mslah saya gak sanggup pisah dari dia..Dia mau kuliah di jakarta.
Tanya: Saya berhubungan jarak jah dengan cowok saya di luar negeri, dia kerja di kapal pesiar. Seminggu 3 kali pasti telepon untuk membekan kabar. Apakah seminggu 3 kaliini sudah cukup bagus untuk komunikasi dengan jarak yang begitu jauh?
Tanya: Saya seorang mahasiswa, sedang menjalani pacaran jarak jauh atau LDR, hampir 2 tahun. Belakangan pacar saya berubah, suka jalan sama cowok lain. Katanya cowok itu hanya teman biasa dan cowok itu sudah punya pacar. Ternyata menurut teman saya, cowok yang suka jalan sama pacar saya itu masih jomblo.
Tanya: Saya sudah punya pacar, Adi, yang sangat kusayang. Kini kita long distance, Awalnya hubungan baik2 saja, tapi kelamaan aku tergoda dengan yang lain, hingga tak bisa berpaling. Adi selalu memaafkanku walau aku sudah bersalah.
Tanya: Sekarang saya dan cewek saya ngejalinin hubungan jarak jauh beda provinsi. Sebentar lagi kami genap merayakan hubungan kami 1 tahun. Tapi belakangan inisaya selalu dipusingkan dengan beberapa sikapnya yang mengeluh akan capenya menjalani LDR ini.
Tanya: Kak Suzie, saya punya kenalan seorang perempuan di FB. Kami sudah lama kenal hampir setahun, tapi kami belum pernah ketemu. Hubungan kami di FB sangat baik hingga timbul kalau aku mulai sayang sama dia.
TanyaCinta.Com – Berikut ada beberapa tips dan sharing pengalaman bagi pasangan yang menjalani LDR: 1. Dua minggu pertama memang yang paling menyiksa. Kangen tapi tak bisa jumpa, sampai mau nangis rasanya. Tenang saja, kelamaan akan terbiasa. 2. Manfaatkan semua teknologi komunikasi yang ada.